Helloo pookie! (nah bunga buat mu!) Xixixi lama engga dikunjungi, aku masih
mau menarik perhatian mu sekali lagi AHAHA assalamualaikum yall <3
Apa kabar? Tiba-tiba bulan Agustus ya gimana Juli nya?
Berjalan lancar tidak? Apapun wish you all the best with or without me (?) Aku
sudah lama enggak menulis (rasanya) kurang bacaan, kurang inspirasi, kurang
ini, kurang itu. Tapi kalau dilaras lagi, sebenarnya banyak hal bisa aku tulis.
Cuma mungkin emang pemalas? Ah enggak juga, aku lebih rajin kok sekarang (just
in case if you want to know my condition) xixixi.
But! Belakangan aku menemukan sesuatu. Aku pikir aku…
tidak bukan yang ini. Akan aku tulis hal lain saja. Bukan tentangmu, tapi
tentang kita semua. Aku rasa setiap orang pernah jatuh cinta. Cinta monyet,
cinta pada pandangan pertama, cinta sejati, cinta abadi, atau bahkan cinta
sepihak? Ups! Tapi apapun jatuh cinta itu menyenangkan. Kalau kamu nih, kalian
tidak merasakan kesenangan di dalamnya, barangkali itu bukan cinta. Sebab cinta
itu apa adanya, terlepas hadir atau tidaknya, bersama atau tidaknya, hati kita
tetap akan menjadi hangat (iyuhhhhh).
Sebenarnya apa yang ingin aku sampaikan hanyalah bahwa
kita seharusnya memanfaatkan perasaan menggebu-gebu itu untuk bertambah baik. Setiap
waktu. Hari ke hari. Bulan ke bulan. Tahun ke tahun. Bukankah kita cenderung
mempercantik diri luar dan dalam untuk menarik perhatian seseorang? Misal saja
nih, orang yang kalian suka itu cinta banget sama buku. Kamu jadi sering juga
baca buku, misal enggak dapet orangnya at least jadi tambah wawasan dan ilmu
kan? Lagi, missal kamu menyukai orang yang suka lari, suka olahraga, kamu
pastinya juga akan mengusahakan hal yang sama kan? Aku pikir semua orang ingin
memantaskan diri. Kalaupun lagi-lagi tidak bisa memiliki, setidaknya kita
lagi-lagi bertambah baik. Jadi sehat, segar dan bugar. Kan? Mungkin memang pada
akhirnya terluka tapi kita akan tetap menjadi baik. Dewasa memang seperti itu. Kita belajar dari rasa sakit. Time heals.
Jadi kata ku, ayo sukai banyak orang AHAHA ambil
hal-hal positifnya saja, tinggalkan yang negatif. Kita harus punya motif buat
hidup lebih baik, bahagia, cantik, semangat, dan energik. Setuju kah kalian? Tapi
perlu diingat ygy bahwa apapun itu jangan berharap kepada manusia. Bersenang-senang
saja. Mungkin barangkali kita bukan suka, cinta dengan orangnya, tapi dengan
ekspetasi kita tentang orang itu sendiri.
Aku tidak ingin kita terluka. Katanya, kamu terluka
karena kamu sendiri yang mengizinkannya. Aduh sebenarnya kalian paham dengan
yang aku ingin sampaikan? Soalnya aku agak kesulitan huwaaa. Jangan terluka,
jika sesuatu terasa salah sejak awal, tutup saja jendelanya rapat-rapat. Jangan
iziznkan angin besar itu memporak-porandakan kamarmu. Meskipun pemandangan di
luar sana begitu indah, tutup saja. Jangan biarkan hatimu berantakan okay? Kalian sadar enggak sih orang yang bahagia itu tambah cantik, ganteng, rupawan, seolah sinarnya terpancar keluar? Bahkan bahagia itu menular (hanya untuk orang-orang normal wkwk eh bisa nih jadi bahan tulisan selanjutnya? keknya seru (?))
Ini ada kata-kata dalam satu buku yang segera telah menjadi favorit ku sejak hari itu. Di dalamnya tertulis gini. "Senang jadi milik banyak raga soal sedih tak perlu dibagi rata" -kamu terlalu banyak bercanda (ini judul bukanya kalau-kalau ada diantara kalian yang mau beli atau baca juga)
Babai, jumpa lagi kapan-kapan ya, doakan saja
orang-orang itu. Salah satu bentuk cinta yang nyata adalah doa. Orang-orang baik!