Senin, 07 September 2020

Kamu dan Bintang

 

"Kok aku nggak berkembang? (Berkembang? Emang kamu adonan kue? Hahaha) Selama hidup kok gini-gini aja sih? Udah capek padahal. Yang selama ini aku pelajari juga kaya nggak berguna. (Emang kamu pernah belajar? *plak! Iya iya, becanda sayang) Kerjaan juga. Capek banget. Nggak ada hasil yang aku inginkan. Dan sekarang, aku merasa salah jalan. Tidak ada yang berjalan lancar. Aku salah melangkah menentukan arah tujuan. Eh tunggu. Apakah aku punya tujuan?"

Stop! Jangan dilanjutkan. Buang pikiran-pikiran burukmu.

Hidup memang berat. Tidak ada yang mudah. Halangan dan rintangan akan selalu ada. Semua orang merasakannya. Cuma, ada yang berhasil melaluinya dengan sempurna dan ada yang sama sekali tidak tahu bagaimana menyelesaikannya. Ibaratnya nih, rintangan itu kayak sebuah tes. Kalau kita bisa menyelesaikannya kita akan naik level. Kalau tidak bagaimana? Ya benar. Kita akan terus mengulangnya sampai berhasil menyelesaikannya.

(Ngomong aja gampang! Someone said. Ya iyalah gampang, yang susah tuh dapetin kamu hihihi *plak!)

Jadi gini. Kamu tidak salah jalan. Kamu juga punya tujuan. Coba diingat-ingat apa tujuan sebenarnya yang ingin kamu capai. Sudah? Jadikan itu motivasi untuk terus memperbaiki. Pikirkan itu ketika sedang down. Lihat kebelakang, sudah berapa banyak tes yang kamu selesaikan? Emang nggak sayang kamu sudah sampai pada level yang lebih tinggi sekarang eh tiba-tiba berhenti di tengah jalan? (Awas nanti ketabrak hehe)

Nggak merasa sia-sia kalau kamu give up begitu saja? Terus lelah kita dalam belajar apa gunanya? Kita belum sampai pada tujuan akhirkan? Dan lagi, kamu nggak bosan mengulang tes yang sama terus? Kamu nggak bisa mundur kebelakang. Dunia terus bergerak sayang. Katakanlah kamu belum lulus saat pagi hari namun boleh jadi siangnya. Atau sore atau malam. Bisa jadi lusa dan seterusnya. Kita hanya perlu menemukan cara baru untuk terus maju. Bukankah ada begitu banyak jalan untuk sampai ke Jakarta?

Gimana? Udah mulai mikir belum? Hihi

Kamu nggak tersesat kok. Hanya tidak mau percaya bahwa ini memang jalanmu. Ingat ya, yang mendapat halangan itu bukan kamu saja. Semua orang punya. Hanya saja masalahnya berbeda.

Oh iya hampir lupa. Sesekali cobalah lihat kebelakang (masa lalu) untuk mengetahui tempat mana saja yang pernah kamu singgahi. Halang rintang apa saja yang telah kamu lewati, agar kedepannya kamu tidak salah melangkah ke tempat berikutnya sehingga kebodohan yang sama tidak akan terulang kembali.

Nah untuk menutupnya, i will say something.

Kamu tahu bintang? Iya itu yang menggantung di langit. Seakan menggantung secara acak kan? Tapi tahu tidak sebenarnya masing-masing bintang mempunyai jalannya sendiri. Seperti juga dengan sistem tata surya kita. Mereka seakan menggantung secara acak. Tapi mereka sebenarnya tetap pada orbitnya. Kamu paham? Itu menggambarkanmu. Kamu merasa hidup tidak berguna, kehilangan arah, tanpa tujuan, tidak tahu kapan harus memulai perjalanan dan kapan kau harus mengakhirinya.

Bukankah sama? Setiap dari kita memiliki jalannya masing-masing. Jelas, setiap orang berbeda. Yang sama hanya setiap dari kita pasti akan menemukan jalan yang mungkin berlubang. Tapi tak apa. Bukan masalah besar. Sepele saja. Kamu hanya akan tetap berada pada jalanmu. Pada lintasanmu. Pada orbitmu. Tahu kenapa? Karena kamulah bintang itu. Ya, it's you. So sekarang jangan berpikir bahwa kamu tersesat. Kamu hanya belum begitu yakin bahwa yang kamu lalui saat ini adalah jalanmu. Mulai sekarang harus belajar yakin ya? Kita berusaha bersama.

 

-yourlove-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

XIXI

Sayang ini masih januari 2026, tulisan pertama ku tahun ini. Pengalaman kurang menyenangkan tapi aku rasa beberapa orang ingin tahu? Siapa...